Home Wisata Menikmati Keindahan Matahari Terbit Yogyakarta Di Gunung Api Purba Nglanggera

Menikmati Keindahan Matahari Terbit Yogyakarta Di Gunung Api Purba Nglanggera

305
0

Ada sebuah tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit di Yogyakarta, yaitu di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Lokasi itu memang berada di ketinggian, dan meliputi kawasan seluas 48 hektar dari total 762,09 hektar luas Desa Nglanggeran. Dari Yogyakarta lokasi wisata yang sudah banyak didatangi orang ini berjarak sekitar 25 kilometer.

Tak ada angkutan umum yang sampai di Nglanggeran. Pengunjung harus menyewa kendaraan sendiri untuk sampai di sina.

Harga tiket masuk sebesar Rp 7.000 per orang dan Rp 5.000 biaya parkir.

Walau dengan biaya murah seperti itu, pengelolaan wisata di Nglanggeran telah mampu mendatangkan pendapatan sebesar Rp 1,4 miliar pada tahun 2014 dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 325.000 orang.

Sebuah angka fantasitis, jika mengingkat dulunya kawasan ini sering dieksploitasi warga dengan mengambil batu dan menebang pohonnya. Lewat pendekatan sekelompok anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna, desa ini kemudian disulap menjadi desa wisata dengan konsep pengelolaan ekowisata.
gunung api 2
Di pintu masuk ke pendakian Gunung Api Purba Anda akan disambut dengan bangunan pendopo khas Yogya, dan beberapa ornamen pelengkap, seperti lampu taman. Toilet yang bersih juga terdapat di beberapa sudut. Papan-papan penunjuk tersebar di mana-mana yang memudahkan pengunjung mendapatkan informasi.

Pendakian pertama akan disambut oleh sebuah batu raksasa seukuran rumah yang bertumpuh pada dua batu lainnya.

Pendakian berikutnya adalah menaiki tangga-tangga yang terbuat dari batu. Tak jarang di beberapa rute pendakian, pengelola telah menyediakan tali guna membantu pengunjung yang tak kuat mendaki. Walau dipenuhi dengan batu-batuan, tapi berbagai pohon tumbuh sepanjang rute pendakian.
gunung api 2
Pengelola sengaja menjaga pepohonan tersebut dan menanamnya untuk mempertahankan kelestarian alam. Dengan demikian, walau menguras tenaga, kesejukan tetap dirasakan. Beberapa tangga yang terbuat dari kayu juga disiapkan untuk pendakian vertikal.

Sensasi lainnya adalah melewati celah sempit di antara dinding batu sebelum mencapai Pos 1. Celah sempit pendakian ini, hanya bisa dilewati satu orang saja.
gunung api 3
Keluar dari celah cempit itu, sebuah batu raksasa di sisi kiri menjadi pilihan untuk berselfie ria, sementara dinding tebing batu di sebelah kanan seakan menjadi benteng alam yang kokoh.

Ke atas sedikit, lokasi pandang di Pos 1 menyajikan pemandangan yang luar biasa. Kota Yogyakarta terlihat di kejauhan sementara sawah-sawah warga di sekitar Gunung Kidul menyajikan pemandangan hijau yang tak kalah indahnya.
Jutaan Tahun
Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di zona Pengunungan Selatan Jawa Tengah-Jawa Timur atau di sub zona Pengunungan Baturagung dengan ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Beberapa lerengnya cukup curam dan terjal, bahkan beberapa membentuk dinding batu.

Gunung ini secara geologi merupakan endapan vulkanik tua berjenis andesit, yang diperkirakan berumur antara 60 hingga 70 juta tahun yang lalu. Batu-batu raksasanya membentang sekitar 800 meter dan setinggi 300 meter.

Selain potensi gunung api purbanya, di kawasan ekowisata Nglanggeran juga dijumpai fauna dan flora langka seperti tanaman tremas dan kera ekor panjang. Di sekitar lokasi itu juga masih berkembang kegiatan seni dan budaya lokal seperti bersih desa.
gunung api 4
Dari kejauhan, kawasan gunung api purba ini menyajikan pemandangan yang ekstotis dengan berbagai gunung kecil lainnya yang dinamai warga sesuai dengan bentuknya, seperti Gunung Lima Jari, Gunung Kelir, Gunung Wayang dan sebagainya.

Keunikan lainnya adalah di puncak Nglarenggang terdapat Dusun Tlogo Mardidho yang hanya boleh dihuni oleh tujuh kepala keluarga. Warga di sana percaya jika kepala keluarga yang tinggal di dusun ini kurang atau lebih, maka akan terjadi hal-hal buruk yang tidak diinginkan.

Hingga saat ini, dusun itu tetap dipertahankan dihuni oleh tujuh kepala keluarga. Jika ada anak-anak mereka membentuk keluarga baru, maka keluarga tersebut harus meninggalkan dusun Tlogo Mardhido.

Tak hanya trekking ke Gunung Api Purba, di kawasan ekowisata Nglanggeran terdapat juga beberapa obyek wisata seperti Embung Nglanggeran dan Air Terjun Kedung Kandang serta aktifitas bercocok tanam warga di sana.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here