Home Potensi Tren Kunjungan Kapal Pesiar Ke Indonesia Meningkat

Tren Kunjungan Kapal Pesiar Ke Indonesia Meningkat

382
0

Kepala Humas PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Edi Priyanto mengatakan, kunjungan kapal pesiar di lingkungan kerja PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Berdasarkan catatan, sepanjang tahun lalu tercatat sekitar 130 kapal pesiar singgah melalui pelabuhan di wilayah kerja Pelindo III dengan membawa 128.574 turis mancanegara dengan berat kapal mencapai 6.798.284 Gross Tonnage (GT).

Jumlah kunjungan kapal pesiar menunjukkan peningkatan sebesar tiga persen dibandingkan jumlah kunjungan kapal pesiar pada  2014 yang tercatat sebanyak 126 unit, sedangkan jumlah kunjungan turis meningkat 52,5 persen dibandingkan 2014 yang tercatat 84.827 turis dan berat kapal meningkat 40,7 persen dibandingkan 2014 yang tercapai sebanyak 4.725.008 GT.

Edi merinci, dari 130 kapal pesiar yang sandar pada pelabuhan-pelabuhan di wilayah Pelindo III, terdiri dari sebanyak 58 kapal pesiar sandar di Pelabuhan Benoa Bali disusul 26 kapal pesiar di Pelabuhan Lembar NTB, 19 unit kapal pesiar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, kapal pesiar lainnya bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Celukan Bawang Bali, Tanjung Tembaga Probolinggo, Kumai, Maumere, Tenau Kupang, dan Bima.

Pengembangan pelabuhan berbasis wisata yang dilakukan Pelindo III merupakan komitmen dalam mendukung pemerintah untuk mengembangkan pariwisata Indonesia.

Pelindo III melalui unit usahanya PT Pelindo Properti Indonesia, kata dia, tengah memulai pengembangan kawasan Boom Marina Banyuwangi, sebagai dermaga terintegrasi untuk yacht (kapal layar ringan).

Edi menambahkan, pengembangan marina di Pantai Boom Banyuwangi tersebut akan terintegrasi dengan Pelabuhan Benoa di Bali dan Labuhan Bajo di NTT. Bahkan, ke depan akan dihubungkan ke lokasi lain yang potensial, seperti Karimunjawa, Lombok, dan Tenau Kupang.

Sedangkan Pengembangan Marina di Banyuwangi, Bali, dan Labuan Bajo tersebut ditargetkan tuntas dan sudah beroperasi pada 2017.

“Kami yakin proyek pengembangan wisata ini bisa menarik wisatawan datang ke Indonesia,” kata Direktur Utama PT Pelindo Properti Indonesia Prasetyo.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here